Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
blog-img-10

Posted by : Administrator

SEMINAR PENDIDIKAN: KENAKALAN REMAJA PENYEBAB DAN SOLUSINYA

Juvenile Delinquency (Kenakalan Remaja; Setitik Kesalahan, Menenggelamkan Masa Depan)
- Turus, 02 Februari 2023 -


Antusias siswa-siswi MTs Hidayatus Sholihin dalam kegiatan seminar pendidikan
(Dok. MTs Hidayatus Sholihin, 2023)

Kediri – Dalam rangka mengelaborasi pemahaman peserta didik yang berakhlakul karimah serta mencegah berkembangnya kenakalan remaja di kalangan para siswa, MTs Hidayatus Sholihin Turus Gurah Kediri melakukan berbagai upaya preventif. Salah satu di antaranya adalah melalui pembinaan mental dan penyuluhan yang dilakukan secara internal maupun dengan mengundang narasumber dari luar madrasah. Hal tersebut dijelaskan Kepala Mts Hidayatus Sholihin Turus Gurah Kediri, Ibu Nina Hidayanti, SE., dalam beberapa sambutannya.


Gus Rifqil Muslim (narasumber) dan Ibu Nina Hidayanti (Kepala Sekolah)
bersama dewan guru MTs Hidayatus Sholihin

(Dok. MTs Hidayatus Sholihin, 2023)

Salah satu bentuk kegiatan yang telah dilakukan adalah dengan mengadakan kegiatan ‘Seminar Pendidikan: Kenakalan Remaja Penyebab dan Solusinya’ yang digelar di Gedung Utama Madrasah Tsanawiyah di Kompleks Yayasan Pendidikan Hidayatus Sholihin, Rabu (2/2/2023) yang lalu. Kegiatan yang diselenggarakan mengundang tokoh ulama muda asal Kaliwungu, Kendal., yakni Agus Rifqil Muslim Suyuthi, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini.


Bapak Bajuri (moderator) dan Gus Rifqil Muslim (narasumber)
(Dok. MTs Hidayatus Sholihin, 2023)

Dalam kegiatan seminar tersebut, Gus Rifqil Muslim menjelaskan tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab dari adanya kenakalan remaja. Beliau sekaligus menjelaskan solusi-solusi untuk mengatasi kenakalan remaja harus berasal dari seluruh sisi kehidupan siswa yang saling bersinergi. Solusi tersebut berasal dari sisi internal yang meliputi prinsip dalam diri siswa dan self-control (pengendalian diri) dari siswa itu sendiri; sekaligus berasal dari sisi eksternal yang meliputi keluarga, sekolah, dan lingkungan pertemanan.

Mengingat hal demikian, beliau mengajak dewan guru dan orang tua maupun pengurus di pondok (stakeholder) untuk bahu membahu dalam memberikan bimbingan kepada siswa (santri) dengan mengenali dan mengarahkan potensi yang dimiliki setiap siswa ke arah yang sesuai demi menghindari penyimpangan-penyimpangan yang dapat merugikan pribadi dari siswa-siswa di lingkungan MTs Hidayatus Sholihin.

Terkhusus kepada para siswa MTs Hidayatus Sholihin, beliau mengingatkan kembali bagaimana adab menjadi dasar dari diperolehnya keridhoan dari para kyai, para guru, dan orang tua. Apabila belum mampu untuk berprestasi setidaknya harus terus memiliki semangat belajar untuk mematuhi peraturan dan perintah dari para kyai, para guru, dan orang tua sebagai jalan khidmah diperolehnya ilmu yang bermanfaat.

Gus Rifqil Muslim bersama dewan guru dan siswa-siswi MTs Hidayatus Sholihin
(Dok. MTs Hidayatus Sholihin, 2023)

Pada sesi tanya jawab di akhir kegiatan, salah seorang siswi kelas IX E, Rima Nika Efinda menanyakan tentang kenapa kebanyakan kenakalan sering terjadi pada masa-masa remaja. Gus Rifqil pun menjelaskan, bahwa remaja ini masih dalam masa transisi atau peralihan, mereka masih butuh mencari jati diri, pengakuan, penasaran dengan hal-hal baru tanpa adanya pertimbangan terhadap akibat yang dapat ditimbulkan.

Maka dengan itulah dibutuhkan yang namanya self-control (pengendalian diri) yang baik yang berasal dari diri pribadi, khususnya prinsip dalam diri untuk berani menolak hal-hal yang merugikan diri sendiri. Beliau kembali mengingatkan petunjuk self-control yang dijelaskan dalam Kitab Alala Tanalul ‘Ilma yang berbunyi:

“yen ono konco olo lakune ndang dohono, yen ono konco bagus enggal ndang kancanono.”

Dengan self-control itulah yang bisa menyelamatkan dari hal-hal yang merugikan, termasuk kenakalan. Jika niat berubah menjadi lebih baik itu dari diri sendiri, maka pasti akan berubah. Sekuat apapun orang mengajarkan maupun sehebat apapun motivatornya kalau dari pribadinya tidak mau merubahnya; tidak akan bisa berubah.

Setelah diadakannya seminar ini, siswa MTs Hidayatus Sholihin diharapkan memiliki pemahaman untuk mengenali penyebab, gejala, maupun akibat dari kenakalan remaja sekaligus memiliki tekad untuk tidak melakukan tindakan kenakalan remaja bagaimanapun bentuknya, serta berkomitmen memiliki peran aktif, positif, dan solutif untuk bersama-sama mengatasi kenakalan remaja yang terdapat di lingkungan sekitarnya.

1
  • PPDB